Merupakan suatu kebanggan bagi Provinsi Sulawesi Tengah karena telah ikut berpartisipasi sebagai peserta Lomba Pelaksana Terbaik PHBS RT di Tingkat Nasional tahun 2009. Pada kesempatan tersebut terpilih Kelurahan Pamona, Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso sebagai salah satu daerah yang masuk nominasi lomba tersebut. Kelurahan Pamona adalah salah satu Kelurahan di Kabupaten Poso, Propinsi Sulawesi Tengah, wilayah Kecamatan Pamona Utara, dengan luas wilayah keseluruhan 20 Km2. Kondisi Topografi wilayah Kelurahan Pamona, Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso, Propinsi Sulawesi Tengah berupa perbukitan dan dataran rendah dengan ketingian dari permukaan laut berkisar 500 Meter.
Orbitasi Kelurahan Pamona ke Ibu Kota Kecamatan Pamona Utara berjarak 1,5 km, serta jarak ke Ibu Kota Kabupaten Poso 58 km dan jarak ke Kota Propinsi Sulawesi Tengah berjarak 279 km. Batas wilayah Kelurahan Pamona di sebelah utara berbatasan dengan Kelurahan Petirodongi, sebelah timur berbatasan dengan Sungai Poso, sebelah Selatan berbatasan dengan Danau Poso dan sebelah Barat berbatasan dengan Desa Buyumpondoli,
Kelurahan Pamona merupakan wilayah kerja Puskesmas Tentena, Kabupten Poso. Dalam melaksanakan PHBS di Rumah tangga tujuan yang akan dicapai diantarannya meningkatnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Rumah Tangga dengan 10 (sepuluh) indikator PHBS serta diperolehnya gambaran berbagai upaya intervensi yang dilakukan untuk mewujudkan Rumah Tangga Sehat melalui 10 indikator PHBS di tahun 2008
Dari hasil Pemantauan PHBS Rumah tangga di kelurahan Pamona didapatkan Pertolongan Persalinan oleh tenaga kesehatan pada tahun 2007 sebesar 95 % sedangkan di tahun 2008 naik menjadi 100 %, Bayi diberi ASI Ekslusif pada tahun 2007 sebesar 85 % sedangkan ditahun 2008 menjadi 87 %, Timbang balita setiap bulan ditahun 2008 100 % dan ditahun 2008 tetap 100 %, Cuci tangan menggunakan air bersih dan sabun tahun 2007 100 % tetap pada tahun 2008 100 %, Rumah bebas jentik ditahun 2007 sebesar 92 % dan tahun 2008 menjadi 95 %, Menggunakan air bersih pada tahun 2007 100 % tetap pada tahun 2008 100 %, Menggunakan Jamban sehat pada tahun 2007 95 % dan meningkat pada tahun 2008 98 %, Melakukan aktivitas fisik setiap hari tahun 2007 100 % tetap di tahun 2008 100 %, Makan sayur dan buah setiap hari tahun 2007 100 % ditahun 2008 tetap 100 % dan Tidak merokok di dalam rumah ditahun 2007 67 % meningkat pada tahun 2008 menjadi 69 %.
Dari hasil kajian masalah kesehatan yang telah dilakukan maka yang menjadi prioritras diantaranya pada masalah pemberian ASI Eksklusif 85 %, Menggunakan Jamban sehat 95 %, memberantas Jentik nyamuk di rumah sekali seminggu 92 %, tidak merokok 67 %. Untuk itu telah dilakukan intervensi terhadap masalah kesehatan tersebut melalui strategi advokasi, bina suasana dan gerakan pemberdayaan masyarakat. Selajutnya pada ditahun 2008 kembali dilakukan kajian PHBS di Kelurahan Pamona untuk menilai keberhasilan intervensi.
Dari kajian tersebut didapatkan beberapa hal diantaranya :
-
Prosentase PHBS melalui tatanan Rumah Tangga di Kelurahan Pamona, Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah meningkat sebanyak 2 % dari 67 % pada tahun 2007 menjadi 69 % pada tahun 2008.
-
Peningkatan prosentase rumah tangga sehat ini memperlihatkan bahwa intervensi yang dilakukan memiliki dampak terhadap peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat Kelurahan Pamona, Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso, Propinsi Sulawesi Tengah
Untuk itu masih diperlukan dukungan kerjasama dan kemitraan semua pihak dalam mewujudkan rumah tangga sehat di Kelurahan Pamona, perlu ditingkatkan upaya pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Pamona, lebih menggiatkan kemitraan bagi instansi terkait dalam meningkatkan dan mewujudkan PHBS di Rumah Tangga, dan mewujudkankan PHBS Rumah Tangga di Kelurahan Pamona Kab. Poso, dapat meraih kembali citra wisata Danau Poso yang ada di Sulawesi Tengah.
Dalam kunjungan kerja TIM Verifikasi Desa/Kelurahan Pelaksana Terbaik PHBS di Rumah Tangga Tingkat Nasional di Kelurahan Pamona tanggal 19 Februari 2009 yang lalu, ketua TP PKK yang diwakili oleh Ketua Pokja IV dr. Muslimah. L. Gadi, M.Si meyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas usaha dan kerja keras kader Dasa wisma yang ada di kelurahan Pamona, dan terlebih oleh seluruh lapisan masyarakat kelurahan Pamona serta berbagai unsur terkait dalam mewujudkan PHBS di Rumah Tangga. Hal serupa juga disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, dr. Anshayari Arsyad, M. Kes, “adanya kelurahan/desa PHBS di Sulawesi Tengah merupakan wujud nyata adanya kemitraan antara Dinas Kesehatan dan TP PKK, dan berharap seluruh Desa/kelurahan di Sulawesi Tengah ber PHBS melalui Tatanan Rumah Tangga 65 % di Tahun 2010″ tegasnya.
Kedatangan Tim verifikasi ini diterima oleh Bupati Poso beserta aparat pemerintahan setempat dan disambut dengan acara adat daerah Poso. Selain disambut dengan acara adat daerah, tidak ketinggalan pula akstrasi senam oleh Ibu-ibu PKK. Hal ini menggambarkan bahwa adanya bukti nyata Kelurahan Pamona sangat mendukung terwujudnya PHBS di Rumah Tangga dengan salah satu Indikator melakukan Olah raga fisik secara teratur.
Dalam acara penyambutan juga diterima dengan tarian dan nyanyian khas daerah Poso yang di sebut DERO, dimana isi dan lirik lagu di nyayikan dengan menggunakan bahasa daerah yaitu memuat pesan-pesan 10 indikator PHBS Rumah Tangga, dan ini sangat indah dan tidak bisa untuk dilupakan.
Tim juga diterima melalui suatu pertemun resmi, dimana dalam sambutan tertulis Bupati Poso yang di bacakan oleh Sekretaris Kabupaten, Drs. Amdjad Lawasa, MM, mengatakan bahwa seluruh masyarakat Kabupaten Poso pada umumnya, terlebih khusus Kelurahan Pamona sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena telah menjadi salah satu daerah dominasi pemenang Lomba PHBS Rumah Tangga tingkat Nasional.
DIarsipkan di bawah: Sistem Informasi Kesehatan | Ditandai: sulteng, pamona, phbs, poso








